Directed by Jon Watts; Written By Jonathan Goldstein, John Francis Daley ; Starring Tom Holland, Michael Keaton, Jacob Batalon, Laura Harrier, Zendaya, Marisa Tomei, Robert Downey Jr. ; Runtime 133 minutes ; Country USA ; Language English ; Budget $175 million

Tony Stark: If you’re nothing without the suit, then you shouldn’t have it. ”

spiderman homecoming

The friendly neighborhood Spider-Man sudah kembali (lagi), dan kali ini tampil lebih baik dari sebelumnya. Tentunya banyak fans Marvel bahkan fans Spider-Man yang sudah lelah untuk melihat the origin story untuk yang ketiga kalinya hanya dalam rentang waktu 15 tahun. Pasti banyak yang sudah bosan melihat adaptasi lain Peter Parker yang mengambil tanggung jawab besar untuk menjadi pahlawan dan menyaksikan Paman Ben terbunuh. Namun, Spider-Man: Homecoming terjadi setelah Captain America Civil War dan tidak ada cerita latar belakang tentang bagaimana Peter Parker menjadi webslinging hero. Homecoming hadir dengan baik, to the point, tanpa harus memperlihatkan kembali cerita yang kebanyakan orang sudah tau.

Storyline

Setelah pengalamannya yang berkesan bersama Avengers usai, Peter Parker (Tom Holland) kembali ke New York, di mana dia tinggal berdua dengan Aunt May. Di bawah pengawasan mentor barunya, Tony Stark (Robert Downey Jr), Peter yang mencoba untuk kembali ke rutinitas normalnya, kini terganggu oleh pikiran untuk membuktikan dirinya sebagai Lebih dari sekedar friendly neighborhood Spider-Man. Dan ketika Vulture muncul sebagai penjahat baru, semua hal yang Peter lindungi akan terancam.

Review

Sejak opening film kita disuguhkan aksi kocak Peter (Tom Holland) saat ia membuat VLOG aksinya kala “bertugas” di Jerman dalam Captain America : Civil War. Ada saat-saat yang menggelitik juga dengan Happy Hogan (Jon Favreau), saat Peter masih belajar tentang semua fitur yang terdapat di kostum spidey barunya. Peter sangat menginginkan sebuah misi besar dan berharap Tony dan Happy akan memanggilnya kembali untuk menjadi bagian dari Avengers. Namun Tony dan Happy telah mengabaikannya dan berharap Peter tetap berfokus untuk menjaga kotanya dari penjahat kelas teri. Peter telah melakukan tugasnya dengan baik dalam menghentikan perampokan, pencuri sepeda, dan lain-lain. Sampai, sekelompok perampok yang mencuri sebuah atm menggunakan persenjataan asing yang dipimpin oleh Adrian Toomes / Vulture (Michael Keaton).

Jon Watts dan para penulis skenario, Jonathan Goldstein, John Francis Daley, Christopher Ford, Chris McKenna, dan Erik Sommers menyusun narasi dengan berbagai kemungkinan yang akhirnya banyak diubah di last minute film ini akan rilis. Tom Holland sangat bersinar disini, dia sangat ingin membuktikan bahwa keputusan MCU untuk meminangnya tidaklah salah. Sebagai Spider-Man dan Peter Parker, Holland memiliki pesona remaja yang sangat cocok untuk memerankan Peter Parker. Persahabatan Peter dengan teman geek-nya Ned, yang dimainkan oleh Jacob Batalon dengan cukup apik, terlihat sangat sweet dan polos, asyik untuk ditonton.

Untungnya, Spider-Man : Homecoming berhasil memanfaatkan peran kunci Robert Downey Jr. sebagai Tony Stark yang sekarang menjadi mentor Peter sekaligus figur ayah. Terlihat memang Marvel sangat hati-hati untuk tidak terlalu menjual sosok Robert Downey Jr. dan lebih fokus pada plot ceritanya.

Kadang bagaimanapun, kisah menjanjikan seperti “Spider-Man” pun bisa tersandung. Michael Keaton sebagai Vulture dan Adrian Toomes tidak memikat. Penampilan Keaton bersifat magnetis. All about Toomes is, angry and bitter. Toomes hanya mencari uang dan memperlihatkan kembali villain yang punya sifat serakah. Tidak ada hal yang baru untuk villain semacam ini dan terlalu familiar.

Tampil beda dari film “Spider-Man” sebelumnya, Aunt May kali ini dimainkan oleh Marisa Tomei yang cantik dan humoris. Tidak seperti film-film terdahulu yang menampilkan sosok nenek-nenek sebagai Aunt May. Dalam adegan yang cukup menyentuh, Peter memohon agar Ned tidak memberi tahu Aunt May bahwa dia adalah Spider-Man, karena “she has suffered enough”. Watts jelas tidak ingin melewatkan kesempatan untuk memperdalam hubungan dengan Peter dengan May.

Membandingkan film ini dengan versi Andrew Garfield atau Tobey Maguire memang tidak fair, dan membandingkannya dengan cerita asli dari komik itu sangatlah tidak mungkin. Kita harus ingat bahwa ketika Stan Lee menciptakan karakter ini, saat itu dunianya adalah tempat yang sama sekali berbeda dari yang sekarang!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.