Directed by Jon M. Chu; Produced by Fran Borgia, Janice Chua, Tim Coddington, Robert Friedland, Nina Jacobson, Kevin Kwan ; Writing credits Peter Chiarelli, Adelle Lim ; Starring Constance Wu, Henry Golding, Michelle Yeoh, Gemma Chan, Awkwafina ; Cinematography Vanja Cernjul ; Runtime 120 minutes ; Country USA ; Language English, Chinese, Malay ; Budget $30,000,000 ;

Rachel Chu: I’m so Chinese. I’m an econ professor that’s lactose intolerant. ”

crazy rich asians

Storyline

Rachel Chu (Constance Wu), di usia mudanya sudah menjadi seorang profesor ekonomi di New York. Dia lalu merencanakan untuk menghadiri pernikahan salah satu teman pacarnya, Nick (Henry Golding) di Singapura. Dan dalam perjalanan tersebut ia menemukan bahwa keluarga Nick sebagai benar-benar luar biasa kaya dan Nick menjadi salah satu adalah Ahli Waris dan diharapkan untuk menjadi direktur keuangan perusahaan keluarganya secepatnya.

Review

Hal yang cukup menarik perhatian adalah saya adalah environment dan style yang ditampilkan di film ini. Singapura dikenal karena arsitektur yang unik dan dengan film yang sebagian besar lokasi filmnya adalah Singapura dan Malaysia, film ini cukup sukses menangkap image Singapura dengan indah dan film ini memamerkan betapa mewahnya kehidupan elit sosial di asia tenggara yang menjadi komponen nomer satu yang menjadi kekuatan film ini.

 

Crazy Rich Asians menceritakan kisah klasik Cinderella dan membawanya ke kehidupan modern. Boy meets girl, the girl fall in love with the boy, dan ternyata si cowok kaya raya… Benar-benar cerita standar FTV. Namun demikian, film ini berhasil memanjakan kita dengan semua kemewahan dari Kevin Kwan, si penulis novel dengan judul yang sama. Mulai dari first class flight, royal wedding, dan berbagai hal-hal gila lainnya yang mampu dibeli oleh keluarga Nick. Namun hal yang paling mengesankan di film ini adalah, Crazy Rich Asian adalah film pertama sejak 25 tahun yang lalu yang menampilkan all asian Cast dalam film Hollywood.

Crazy Rich Asians dibuka dengan cemerlang. perfect middle finger untuk semua rasisme yang sejak lama dialami orang asia. Diceritakan seorang manajer hotel yang rasis menolak untuk percaya bahwa keluarga Nick memiliki cukup uang untuk tinggal di hotel dengan tarif fantastis. Lalu dengan jentikan jari, hotel tersebut langsung dibeli oleh Eleanor Young (Micheel Yeoh), ibu dari Nick. Ini adalah opening sempurna untuk film yang mengambil tema keberagaman yang cukup luas.

Film ini memiliki momen brilian seperti yang disebutkan sebelumnya. Melihat budaya dan sensibilitas Asia yang digambarkan dengan cara yang terhormat dan tidak stereotip sungguh menyegarkan. Namun, film ini gagal lolos dari cerita roman klasik romatic comedy yang telah kita lihat berkali-kali di banyak film lain. Constansce Wu tampil sebagai wanita biasa-biasa saja yang sukses menarik hati seorang pangeran kaya raya karena kesederhanaannya. Sangat mirip seperti banyak cerita Disney Princess kebanyakan.

Film ini menjadi smash hit di box office, membuktikan bahwa keragaman benar-benar bisa dijual karena cerita yang segar. Crazy Rich Asians adalah film yang fun untuk dinikmati, namun masih kekurangan elemen-elemen baru yang masih dirindukan pecinta drama romantis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.